27 August 2005
pembebasanku
aku ingin menjadi pemberontak bagi diriku sendiri. memberontak semua keadaan dan sekat-sekat yang ada disetiap bagian tubuh ini. mencoba melepaskan setiap belenggu yang menyesakkan nafasku, hingga aku terbebas, lepas, seperti menyeruak mencari sinar terang.
aku ingin bebas terbang kemanapun aku suka. aku ingin pergi kemanapun aku mau. pergi dengan segumpal darah dan semangat yang menyala melewati setiap pengalaman semua orang. aku ingin pergi bebas lepas menerjang segala halangan yang bergumul dalam pikiran ini.
aku ingin lepas, hingga semuanya terbang menyentuh langit bebas. lepas, terbang, melayang, tanpa ada satupun yang membelengguku. bukan pikiran, individu, maupun rotasi sosial yang membuat pembebasanku akan semua hal menjadi terbelenggu.
aku ingin semua orang tahu kalau aku ada, begitu juga tiada. aku ingin berdiri tegak sambil memegang tiang lampu jalan, menatapi orang yang sibuk lalu lalang, berjalan cepat mengejar sang waktu hingga tak sadar matahari telah terbenam dengan sempurnanya.
atau aku ingin seperti pedang yang tertancap di tengah gurun pasir, bergoyang dihembus angin, dan berdiri tegak dalam kesendiriannya. Aku ingin sendiri, duduk, diam, dan tenang, hingga semua orang tahu kalau aku punya kebebasan.
aku ingin bebas terbang kemanapun aku suka. aku ingin pergi kemanapun aku mau. pergi dengan segumpal darah dan semangat yang menyala melewati setiap pengalaman semua orang. aku ingin pergi bebas lepas menerjang segala halangan yang bergumul dalam pikiran ini.
aku ingin lepas, hingga semuanya terbang menyentuh langit bebas. lepas, terbang, melayang, tanpa ada satupun yang membelengguku. bukan pikiran, individu, maupun rotasi sosial yang membuat pembebasanku akan semua hal menjadi terbelenggu.
aku ingin semua orang tahu kalau aku ada, begitu juga tiada. aku ingin berdiri tegak sambil memegang tiang lampu jalan, menatapi orang yang sibuk lalu lalang, berjalan cepat mengejar sang waktu hingga tak sadar matahari telah terbenam dengan sempurnanya.
atau aku ingin seperti pedang yang tertancap di tengah gurun pasir, bergoyang dihembus angin, dan berdiri tegak dalam kesendiriannya. Aku ingin sendiri, duduk, diam, dan tenang, hingga semua orang tahu kalau aku punya kebebasan.
