15 February 2005
waktu ini
ternyata waktu tidak mengajari apapun selama bertahun-tahun. yang aku tahu, sejak kemarin waktu tidak pernah menghampiriku. bila waktu melihatku, waktu pasti berlari sekencang mungkin menghindariku. hingga aku terengah-engah mengejarnya. aku tidak tahu, apakah waktu telah membenciku.
dan anehnya, di saat aku lengah, waktu selalu membuaiku dengan nyanyian dan mimpi yang indah, hingga aku terlelap. tapi, begitu aku tersentak bangun, waktu seakan ketakutan, dan secepat kilat berlari menghindariku dengan raut muka pasinya.
kembali aku tertinggal dan lelah mengejar sang waktu.
kadang aku berpikir, kecepatan waktu ini sungguh tidak bisa dikalahkan oleh apapun. tiba-tiba saja aku telah dewasa tanpa melalui proses tumbuh kembang. aku sudah dewasa rupanya.
dan, waktu belum mengajari aku tentang apapun, dan aku masih terus mengejarnya.
dan anehnya, di saat aku lengah, waktu selalu membuaiku dengan nyanyian dan mimpi yang indah, hingga aku terlelap. tapi, begitu aku tersentak bangun, waktu seakan ketakutan, dan secepat kilat berlari menghindariku dengan raut muka pasinya.
kembali aku tertinggal dan lelah mengejar sang waktu.
kadang aku berpikir, kecepatan waktu ini sungguh tidak bisa dikalahkan oleh apapun. tiba-tiba saja aku telah dewasa tanpa melalui proses tumbuh kembang. aku sudah dewasa rupanya.
dan, waktu belum mengajari aku tentang apapun, dan aku masih terus mengejarnya.
