18 January 2005
apatism
aku tidak akan pernah tahu
apakah pertemuan ini adalah awal dari
sebuah kebahagiaan atau kesedihan
bagi diriku
aku tidak mau lagi memulai ketakutan ini,
yang pernah mengoyakkan hati selama
bertahun lamanya
jujur saja
aku takut akan pertemuan ini,
yang membuat pikiran kembali memburai kenyataan
bahwa,
aku masih tetap memiliki rasa ini
Tuhan,
tolonglah hamba-Mu ini
damaikanlah hati ini atas segala
kegalauan yang akan kembali terulang
buaian ini pun kembali pecah
ketika bertemu dengannya
aku takut, aku gelisah,
akan gelegak rasa ini
aku tidak sanggup lagi berpikir,
aku lelah menghadang ribuan ketakutan
yang selalu menggeliat dibathinku
inilah sebuah bentuk keapatisanku
tentang sebuah cinta
aku hanya ingin berjalan, diam, tenang
tanpa ada aral dan geliat bathin
yang menyesakkan ini
dan, biarlah semuanya pergi...
apakah pertemuan ini adalah awal dari
sebuah kebahagiaan atau kesedihan
bagi diriku
aku tidak mau lagi memulai ketakutan ini,
yang pernah mengoyakkan hati selama
bertahun lamanya
jujur saja
aku takut akan pertemuan ini,
yang membuat pikiran kembali memburai kenyataan
bahwa,
aku masih tetap memiliki rasa ini
Tuhan,
tolonglah hamba-Mu ini
damaikanlah hati ini atas segala
kegalauan yang akan kembali terulang
buaian ini pun kembali pecah
ketika bertemu dengannya
aku takut, aku gelisah,
akan gelegak rasa ini
aku tidak sanggup lagi berpikir,
aku lelah menghadang ribuan ketakutan
yang selalu menggeliat dibathinku
inilah sebuah bentuk keapatisanku
tentang sebuah cinta
aku hanya ingin berjalan, diam, tenang
tanpa ada aral dan geliat bathin
yang menyesakkan ini
dan, biarlah semuanya pergi...
Comments:
Links to this post:
<< Home
bang, lama2 kayak pujangga angkatan sesat kau ini hehheh. tapi kulihat banyak kata baru yang kau pake sekarang. baguslah.aku terharu dengan ucapanmu tadi siang. kau benar2 sahabat segala masa
Post a Comment
Links to this post:
<< Home

